Review Dive 13 - Black Shock! Dragwon

          Etto, apa kabar? Masih sibuk dengan sekolah yang tetap menggunakan kurtilas *Kurikulum 2013* meskipun sudah diberhentikan oleh pemerintah. Alasannya cukup menyakitkan. Karena sekolah gue sudah menjalankan kurtilas selama 3 semester, maka terus dilanjutkan penggunaannya (kurtilas) sambil direvisi. Oke maaf malah curhat -,,-
          Ya, di post kali ini gue mau post tentang pertarungan Vs Dragwon di Dive 13. Kenapa post tentang Dive 13 yang Vs Dragwon? Karena banyak yang request, baik secara langsung (kerjaan Gaga *tetangga deket rumah*), yang mention lewat twitter gue di @HNnugraha dan pesan facebook gue di Hafsah Nugraha *kok jadi promosi ya?* Yosh, kita mulai…

          Dragwon adalah KsatriaWeb penjaga CosmoArea sekaligus pimpinan dari Dragwon Site. Dragwon sangat kuat ditambah lagi dengan divernya yang selalu bersemangat untuk bertarung yaitu Asaba Naoki, teman sekaligus rival dari Yuki Kento.
          Pertarungan Vs Dragwon bisa admin bilang cukup menegangkan tapi seru. Tegangnya ada, sedihnya ada, jengkelnya ada. Pertarungan Vs Dragwon ini memakan 3 dive yaitu Dive 13, Dive 18, dan Dive 23 sampai akhirnya Naoki bisa diselamatkan dari cengkraman Deletloss. Nah, sekarang admin mau menceritakan Dive 13 nya dulu….
          Di Dive 13, Dragwon dan Naoki mulai muncul sebagai anak buah Deletloss yang berambisi mengalahkan Gladion terutama Naoki sendiri. Naoki ingin mengalahkan Kento karena mengingat mereka adalah rival sejak kecil.


          Di kelas Kento dan teman-temannya sedang membahas tentang tugas dari guru mereka, Ohara-sensei. Tugasnya yaitu mebuat kerajinan tangan. Kento dan teman-temannya sedang membandingkan kerajinan tangan milik Shinnou bersaudara. Teman-teman Kento menganggap kerajinan tangan miliki adiknya, Shinnou Tomoya lebih bagus dibandingkan kerajinan tangan milik kakaknya, Shinnou Tomoyuki.


Untuk memberikan pembelaan, Tomoyuki berkata bahwa kerajinan tangannya lebih baik dibanding kodok gagal (?) buatan Naoki. 


Semuanya terhenyak, tiba-tiba teringat kepada Naoki. Tomoyuki merasa bersalah kemudian ia pun terdiam. Kento terdiam, dalam hatinya ia bertekad menyelamatkan Naoki apapun yang terjadi!
Dragwon dan Naoki pergi menuju CosmoArea dan memulai kekacauan di sana. Dragwon berubah menjadi Station Mode *ngga paham maksud dari station mode* dan mulai menggencarkan serangan “kekacauan” ke Diverland.

 
          Awan hitam mulai menyelimuti Diverland dan membuat benda apapun yang tertutup bayangan awan hitam tersebut berubah menjadi batu. 

 
Tiba-tiba ada yang berteriak, Kento dan yang lainnya langsung melihat dari jendela. Itu Ohara-sensei yang sedang di kejar bayangan awan hitam. Karena larinya kurang cepat *ngga tau bayangan awannya yang kecepetan (?)* Ohara-sensei berubah menjadi batu. Semuanya panik. Bayangan awan itu semakin mendekat. Kento menyuruh semua teman-temannya untuk lari menjauh. Tapi sayang Mamoru terlalu ketakutan untuk lari. Kyouichi berusaha menolong sehingga tanpa sadar Handphone yang sedang dipegangnya terlempar. Lalu bersama Koji, mereka bersama mencoba manarik Mamoru. Sayang, bayangan awan hitam berhasil menyelimuti mereka dan merubahnya menjadi batu. Kento dan Aoi juga Shinnou bersaudara berlari lagi dan tanpa sengaja Kento menginjak Handphone milik Kyouichi lalu keluar cahaya dari kamera Handphone tersebut *disebutnya flash/blitz ya kan?*


dan secara ajaib bayangan awan tersebut berhenti mengejar mereka untuk sesaat dan bergerak kembali. Kebetulan Aoi melihatnya dan memberinya sebuah ide.
Aoi mengajak Kento dan Shinnou bersaudara untuk mengikutinya menuju studio. Setiba di studio, Aoi langsung mengambil lampu sorot dan otomatis bayangan awan itu langsung berhenti. Shinnou bersaudara pun ikut membantunya dengan mengambil lampu sorot yang lain. Mereka semua menyuruh Kento untuk menemui Gladion dan cari penyebab masalah semua ini. Kento menyiyakannya.
Di Magical Gate, Gladion memberitahukan bahwa ada masalah di CosmoArea. Kento bersiap untuk pergi kesana tapi tiba-tiba di layar muncul Naoki yang langsung menantang Kento dan Gladion untuk bertarung. Kento kaget dan tidak percaya bahwa Naoki menjadi musuhnya. Beberapa saat kemudaian muncul Dragwon di layar yang sama, Kento masih kaget. Tidak mengira kalau Naoki menjadi Diver Dragwon. Naoki tidak peduli apa yang dipikirkan Kento, yang jelas pada saat itu Naoki hanya memikirkan untuk mengalahkan Kento.
Kento masih tidak percaya dengan apa yang terjadi. Setelah dive ke dalam Gladion, Kento melamun. Gladion menegurnya dan mengatakan pada Kento bahwa apapun yang terjadi Kento harus tetap melawannya. Kento sudah mengetahuinya, bahwa satau-satunya cara menyelamatkan Naoki adalah dengan mengalahkan Dragwon.
Di CosmoArea Dragwon sudah menunggu Gladion, dan mereka tanpa basa-basi langsung melakukan pertarungan. Gladion sempat terpojok karena setelah “tabrakan” dengan Dragwon, Gladion terpental dan Dragwon langsung melancarakan serangan berikutnya yaitu Planet Strike. Kento berkata bahwa itu tak adil, seharusnya mereka bertarung secara jantan. Tapi Naoki tidak peduli. Yang terpenting baginya adalah mengalahkan Kento dan Gladion. Kento dan Gladion yang geram lalu melakukan Web Change.
Gladion langsung mengeluarkan Gran Blade dan melakukan Break Slash, tetapi berhasil ditahan oleh Dragwon.



Dragwon memukul Gladion hingga terpental.




Kemudian Dragwon langsung mengeluarkan Black Hole Cannon ke arah Gladion. Beruntung Gladion dan Kento bisa menghindarinya sehingga Black Hole Cannon tersebut mengenai salah satu asteroid yang ada di sana. Asteroid tersebut meledak dan hempasannya membuat Gladion dan Kento terhempas ke arah asteroid yang lainnya.
Kento kesakitan dan itu mebuat Gladion tak bisa bergerak. Naoki dan Dragwon pun mendekat. Naoki mengucapkan kata-kata terakhirnya pada Kento. Dragwon bersiap menmbakkan Black Hole Cannon-nya lagi dari jarak dekat. Lalu tiba-tiba muncul Garyun entah dari mana dan menggagalkan penembakkan tersebut, lalu berkata bahwa yang akan mengalahkan Gladion adalah dirinya.
Gladion sudah bisa kembali bangkit. Tapi ia kaget melihat Dragwon tidak mengalami kerusakan yang berarti setelah diserang Garyun tadi. Dragwon dan Naoki malah tertawa, menertawakan kebodohan Garyun. Gladion geram. Bagaimanapun juga Garyun adalah sahabatnya. Ia tidak terima sahabatnya dihina seperti itu. Gladion pun menyerang Dragwon, tapi Dragwon berhasil menghindarinya.
Kento terengah-engah. Naoki merendahkan Kento dan berkata jika mau Kento bisa melarikan diri sekarang. Kento tidak terima dibilang seperti itu. Kento berkata bahwa Naoki yang sebenarnya selalu bertarung dengan sekuat tenaga, tanpa mengenal takut dan melarikan diri. Tapi Naoki yang sekarang, yang memerintahkan Kento untuk melarikan diri, adalah pengecut yang sebenarnya! Naoki kaget. Tidak menyangka bahwa Kento akan berkata seperti itu padanya. Naoki marah, mukanya memerah, dan amarhanya itu membuat Dragwon tak bisa mengendalikan dirinya. Dragwon menembak ke segala arah tanpa kendali.
Dengan keadaan seperti itu, Gladion dan Kento mengambil kesempatan. Mereka terbang dan dengan sekuat tenaga melakukan Break Slash. Apakah berhasil? Tidak! Yang kena hanya “bahu” Dragwon saja *-___-*


Ketika akan melanjutkan pertarungan, Dragwon pergi sehinnga pertarungan terpaksa ditunda.
Diverland kembali normal, semua benda yang berubah menjadi batu kembali menjadi sedia kala. Kento sedih karena tidak berhasil menyelamatkan Naoki, tapi ia terus bertekad untuk mengalahkan Dragwon dan menyelamatkan Naoki di lain kesempatan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gladion

Ksatria Web!

Yap, itulah yang disebut perjuangan!